Memahami pH

Memahami pH - 5.0 out of 5 based on 5 votes
User Rating:  / 5
PoorBest 

pH Asam dan Basa, apa itu?

skala ph

Air (H2O) megandung ion hidrogen (H+) dan Hidroksil (OH-). Pengertian pH pada air adalah sebuah pengukuran terhadap konsentrasi ion H+ dengan menggunakan skala dari angka 0 sampai 14. Sebuah pH yang bernilai 7 dikatakan "netral" dikarenakan konsentrasi dari ion H+ dan OH- bernilai sama.

Sebuah cairan atau substansi dengan ukuran pH dibawah 7 dikatakan bersifat "asam" atau "acidic" dan mengandung lebih banyak ion H+ dibandingkan ion OH-. Sedangkan cairan yang memiliki ukuran di atas 7 dikatakan bersifat "basa" atau "alkaline" dan mengandung lebih banyak ion OH- dibanding ion H+.

Untuk setiap 1 unit perubahan pH, terdapat kira-kira 10 kali lipat perubahan dalam sifat asam (acidity) atau basa (alkalinity). Contohnya suatu cairan yang memiliki pH 4 bersifat 10 kali lipat lebih asam dibandingkan suatu cairan yang memiliki pH 5. Demikian juga dengan pH 9, nilainya 10 kali lipat lebih basa (alkali) dibandingkan cairan yang memiliki pH 8, dan 100 kali lipat lebih basa dari cairan yang memiliki pH 7.

Air yang tidak diionisasi besifat netral, dengan pH bernilai 7.

 

Bahayanya Air Yang Bersifat Asam bagi Makhluk Hidup

hujan asam

Air di alam biasanya memiliki kisaran pH antara 6.5 sampai 8.5. Selain variasi pH yang memang terjadi secara alami, ada juga variasi pH yang diakibatkan karena pengaruh manusia. Produk hasil pembakaran bahan bakar fosil, terutama emisi (gas buang) yang berasal dari kendaraan dan pembangkit listrik tenaga batubara, memiliki kandungan nitrogen oksida dan sulfur dioksida, yang kemudian diubah menjadi asam nitrat dan asam sulfur di atmosfer. Saat asam ini menyatu dengan kelembaban atmosfer, ia akan turun ke bumi dalam bentuk hujan asam atau salju asam. Di beberapa bagian di negara Amerika contohnya, hujan asam membuat danau dan aliran air menjadi bersifat asam, menghasilkan kondisi yang berbahaya bagi makhluk hidup di dalam air. Permasalahan akibat hujan asam akan sedikit berkurang jika terdapat batu gamping / batu kapur (limestone) di aliran air tersebut dikarenakan batu kapur tersebut bersifat basa (alkali) dan dapat menetralisir tingkat keasaman di dalam air.

hujan asam2

Kebanyakan tumbuhan atau hewan yang hidup di dalam air biasanya mampu beradaptasi dengan kisaran pH tertentu, namun jika airnya menjadi bersifat terlalu asam maupun terlalu basa, maka dapat membahayakan kelangsungan hidup mereka. Fase kehidupan awal pada serangga air dan ikan-ikan kecil sangatlah sensitif pada nilai pH di bawah 5. Bahkan mikroorganisme yang hidup di bawah lapisan sedimen dan organisme pengurai TIDAK DAPAT HIDUP dalam kondisi yang bersifat TERLALU ASAM.

Benda-benda metal yang dalam kondisi normal berikatan dengan zat organik dan sedimen, akan terlepas ke dalam air jika air bersifat terlalu asam. Banyak dari benda-benda metal ini bersifat racun pada ikan dan manusia. Jika kondisi pH di bawah 4.5, maka semua ikan akan mati.

Demikianlah sedikit penjelasan lebih dalam mengenai pH asam dan basa dan apa pengaruhnya bagi kehidupan, baik pada hewan, tumbuhan maupun manusia.

 

Next to Kangen Water untuk Tanaman

Back to HOME

. Klik LIKE /SHARE jika anda menyukai artikel ini.